PT. Tangguh Adi Perkasa (TAP) · Fabrikasi rak gudang sejak 2006Telepon / WA: 0856-1510-011 (Pak Dwi)

Cara Menghitung Kebutuhan Bay Rak Bertingkat dari Jumlah SKU

Menghitung kebutuhan rak dari luas gudang menghasilkan angka yang rapi tapi sering meleset. Cara yang lebih dapat dipertanggungjawabkan adalah menghitung mundur dari jumlah lokasi yang benar-benar Anda butuhkan.

Workshop sendiri di Bekasi · Gambar teknik sebelum produksi · Survei lokasi Jabodetabek, Cikarang, Karawang

1 SKU1 lokasi tetap
20 persencadangan pertumbuhan
5 levelrak 200 cm
36 bayuntuk 600 SKU
Foto pendukung halaman Cara Menghitung Kebutuhan Bay Rak Bertingkat dari Jumlah SKU — Perkasa Racking TAP (1)Foto pendukung halaman Cara Menghitung Kebutuhan Bay Rak Bertingkat dari Jumlah SKU — Perkasa Racking TAP (2)

Langkah satu: hitung lokasi, bukan bay

Satu SKU idealnya menempati satu lokasi tetap. Jadi mulailah dari jumlah SKU aktif, bukan jumlah barang. Gudang dengan 600 SKU membutuhkan minimal 600 lokasi, ditambah cadangan untuk SKU baru.

Langkah dua: tentukan berapa lokasi per level

Satu level sepanjang 120 cm bisa dibagi menjadi tiga sampai empat lokasi dengan pemisah, atau delapan sampai dua belas lokasi bila memakai bin plastik untuk part kecil. Ukur beberapa barang terbesar Anda dan bagi lebar level dengannya — jangan memakai rata-rata, karena barang terbesarlah yang menentukan.

Langkah tiga: kalikan dengan jumlah level

Rak setinggi 200 cm umumnya memuat lima level. Jadi satu bay dengan empat lokasi per level menghasilkan 20 lokasi. Untuk 600 SKU berarti 30 bay, sebelum cadangan.

HitunganContoh
Jumlah SKU aktif600
Cadangan pertumbuhan 20 persen720 lokasi
Lokasi per level4
Level per bay5
Lokasi per bay20
Kebutuhan bay36 bay

Langkah empat: periksa apakah muat di lantai

Tiga puluh enam bay dengan panjang 120 cm berarti sekitar 43 meter panjang rak. Bila dipasang dua baris saling membelakangi, dibutuhkan sekitar 22 meter panjang lorong, ditambah lorong 1,2 meter di kiri dan kanan. Bandingkan dengan denah gudang Anda sebelum memesan.

Kesalahan yang sering muncul

  • Menghitung dari total berat stok, padahal yang membatasi adalah jumlah lokasi, bukan tonase
  • Lupa cadangan pertumbuhan, sehingga enam bulan kemudian barang baru menumpuk di lantai
  • Memakai ukuran barang rata-rata, bukan barang terbesar
  • Menghitung lokasi tanpa menyisakan level bawah untuk stok cadangan

Bila angkanya melebihi luas lantai yang tersedia, pilihan berikutnya adalah menaikkan sistem ke multi-tier atau menyaring SKU mati yang sebenarnya sudah tidak bergerak.

Butuh perhitungan untuk gudang Anda sendiri?

Kirim ukuran area, tinggi plafon, jenis barang, dan perkiraan beban per level. Kami balas dengan usulan konfigurasi dan rincian harga per bay.

Ditangani langsung oleh Pak Dwi Purnanto Jati · Jam kerja Senin–Sabtu

1Sedang online
12Pengunjung hari ini
12Total pengunjung